Berjalan Sesuai Kehemdak

1084 Kata

"Tidak usah sungkan begitu Mbak. Mbak Widya ini sudah seperti anak saya sendiri. Kalau nanti perlu apa apa jangan sungkan ya Mbak, saya dan istri selalu siap kapanpun dibutuhkan. Sebaiknya sekarang Mbak Widya tidur saja dahulu, saya yakin pasti tadi tak bisa tidur dan banyak menangis. Perjalanan juga kan masih dua jam an Mbak, masih cukup untuk istirahat. Biar pikiran Mbak Widya juga sedikit tenang." "Iya Pak. Aku istirahat dulu ya. Nanti kalau sudah dekat, Pak Giyo bangunkan saja," kataku yanh di jawab denan anggukan olehnya. Ku pejamkan mata, mencoba untuk tidur, sambil tak henti berucap istighfar. Doa doa juga kupanjatkan terus agar suamiku bisa sembuh kembali nantinya. Jangan pergi dahulu Mas. Aku masih ingin bersamamu, mengecap indahnya pernikahan yang sesungguhnya. Banyak hal ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN