‘Jangan cari aku Mas, aku baik-baik saja. Aku hanya ingin mengejar cita-citaku. Jika memang masih berjodoh, kita akan bersatu lagi.’ Berulang kali Ando berusaha untuk mencerna pesan singkat yang dikirimkan oleh Meisya padanya. Pesan itu masuk ke dalam ponselnya beberapa menit yang lalu dan dia telah membacanya berulang kali dengan ekspresi linglung di wajahnya. Dia berkali-kali memastikan bahawa pesan itu memang benar-benar dikirimkan oleh Meisya padanya. Namun kata-kata dalam pesan tersebut sama sekali tidak bisa dicerna olehnya. Seolah kecerdasannya mendadak hilang dan tidak mau berfungsi untuk saat ini. Ia lalu mencoba untuk kembali menghubungi Meisya, sayangnya ia sama sekali tidak bisa menghubunginya. Hal itu membuat Ando merasa sangat frustasi dan ia telah mengacak-acak rambutnya h

