"Kakak nggak pa-pa jalan-jalan sama aku? Mama Kakak udah baikan?" Sekarang Alby berada di rumah Nurin, menjemput cewek itu untuk merayakan ulang tahunnya yang keenam belas. Ini sudah jam lima sore, pasti orang-orang banyak sekali menuju Siring. Kebetulan hari ini ada acara, katanya sih memang sudah sejak kemarin malam. Alby tersenyum, mengangguk. "Alhamdulillah, udah. Tadi gue juga sudah izin sama Mama, katanya nggak pa-pa. Lagian gue udah janji sama lo, nggak bakal gue ingkar." Mengusap puncak kepala Nurin lembut. Nurin lega. Saat kemarin siuman, Sonya sempat menangis dan syok menerima kenyataan pahit ini. Namun seiring berjalan waktu, mendapat masukan dari Alby dan Mama Galang--wanita itu lebih tenang. Kata Dokter, memang sebaiknya bayi itu luruh, sebab keadaannya juga benar-benar suda

