"Rin, ikut gue sekarang!" Clara mencekal dan menarik pergelangan tangan Nurin secara tiba-tiba. Membuat gadis yang sedang mengobrol dengan salah seorang teman lainnya itu terlonjak kaget. Dia mengikuti langkahan Clara yang terburu-buru, bahkan beberapa kali hampir tersandung. "Oi, oi! Tunggu bentar, kita mau ke mana? Sebentar lagi bel masuk bunyi, waktu istirahat kita tinggal kurang lebih lima menit lagi." Nurin mencoba melepaskan cekalan erat Clara, namun tak berhasil juga. Clara mendengkus, Nurin masih berusaha bertanya dan sesekali mencoba menolak langkahan Clara. "Ini gawat!" jawabnya dengan nada tegas. Mata Nurin melotot. "Gawat kenapa?" Setelah itu Nurin berhasil menghentikan langkahan mereka dengan berpegangan pada tiang di koridor yang akan membawa mereka menuju halaman belaka

