15. Permulaan

768 Kata

Kampus tampak gempar atas kematian Anaya. Dimana mana hanya membicarakan Anaya saja. "Benar yah Anaya meninggal?" "Katanya sih gitu karna kemarin di kebumikan." "Padahal Anaya cantik lo tapi nasibnya tak secantik wajahnya." "Gila ngga sih Anaya meninggal banyak harta warisan yang tertinggal juga." "Eh beneran nih Anaya meninggal " "Iya kemarin kan dibawa ke rumah sakit dan nyawa nya ngga tertolong." Begitulah omongan warga kampus saat Nathan dkk dan kekasihnya lewat di koridor kampus. Disnya jalan dengan santai tanpa beban sedikit pun. Agatha pun yang melihat Disnya menghampiri Disnya. "Nya." Agatha menarik headset di telinga Disnya. "Iya." "Lo teman anaya kan?" "Iya emang kenapa?" "Kok lo santai gitu aja sih Anaya meninggal dan pas di rumah sakit juga lo ngga ada dan di pemak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN