“Saya tahu kalau insting saya itu benar!” Esmy melemparkan sebuah amplop ke wajah Alexa. “Mulai sekarang, kamu bukan lagi keluarga Phillo, begitu juga Dante!” serunya dengan mata yang menyala marah. Alexa memandang ibu mertuanya dengan ekspresi kaget. Ia memegang amplop yang baru saja dilemparkan ke arahnya itu. Dari tulisan yang ada di bagian depan amplopnya, ia tahu isi amplop ini adalah hasil tes DNA Dante—anaknya. Matanya yang bening memanas, “Tapi Mom....” “Enggak ada tapi-tapian,” sela Esmy tegas. “Bereskan pakaian kamu dan angkat kaki dari rumah ini. Saya enggak sudi punya menantu penipu! Kamu sudah menipu Javier dan juga saya!” lanjutnya dengan nada emosi yang lebih tinggi. Kali ini Alexa tidak bisa lagi membendung air matanya. Butiran sebening kristal itu berjatuhan mengalir

