Masa-masa awal Dayat berkuliah di Perancis ia fokus pada adaptasi baik cuaca yang sangat jauh berbeda dengan di Indonesia, kemudian adaptasi Bahasa yang lumayan sulit meskipun Dayat sering mendapatkan pelatihan Bahasa Perancis baik sebelum berangkat ke Perancis maupun ketika di asrama dengan teman-teman mahasiswa lainnya, namun ia tetap masih merasa kesulitan untuk menguasainya. “Mengucap satu kalimat… berhenti sejenak untuk berfikir…ucap lagi satu kalimat… lalu berhenti sejenak berfirik lagi begitu terus.” Ujar Dayat menanggapi kesulitan adabtasinya berbicara Bahasa Perancis kala itu. Di awal kedatangannya Dayat di Perancis, terutama saat ia sampai di negara yang tidak berbahasa Inggris membuatnya menjadi orang asing yang tidak bisa berkomunikasi dengan siapapun. Jadi agar komu

