PART 27

1513 Kata

Air mata yang tergenang sejak tadi di pelupukuh langsung mengalir deras membasahi pipi nya. d**a yang terasa sesak, Nadira terus menatap langit kamarnya. Setelah selesai mandi, ia memilih untuk selesai tidur. Namun, nyata itu memang perlu ia urungkan. Saat ingin tertutup, suara ketukan pintu terdengar dari dalam. Ia mempersilahkan orang di luar sana untuk membuka, menunggu, Nadira untuk Membuka. Krek. Ia awal tidak begitu peduli dengan siapa yang datang, sebab ia kira tidak jauh pasti Anira yang mampir ke kamarnya. Jadi suara itu butuh tersadar. "Apa kalau kamu tahu ini Mama, kamu mau bertindak lebih sopan?" Nadira segera bangkit dari posisi tidurnya, ia terkejut saat mendengar jika Mama itu lah yang datang ke kamar. Ada rasa senang di hati nya, sebab lama sekali Mama nya tidak pantas k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN