PART 34

1542 Kata

Setelah menyelesaikan semua nya, Nadira memilih menyadarkan tubuh di kursi. Ia mengedarkan pandangan ke sekitar, lalu menunduk. Kalau saja ia bisa bertukar posisi, ia tidak ingin berada di posisi ini. Kebahagiaan yang ia dapat dari orang lain seperti mimpi nya, lambat akan hilang dan ia akan bangun dari tidurnya. Ternyata saat ia terbangun, yang terjadi adalah mimpi buruk bagi semua orang. Nadira lelah. Hampir saja ia tertidur di meja makan, karena hanya dapat diselesaikan. Tapi, tiba-tiba suara bel berbunyi. Nadira berdiri lalu segera pergi untuk membuka pintu. Krek. Nadira menatap orang itu penuh tanya. "Malam, Mba." Sapa nya dengan tersenyum. “Malam, Mas. Ada apa, ya? ” Tanya Nadira penasaran. Mas-mas itu mengulurkan bungkusan ke Nadira. "Ini, Mba. Saya mau nganterin ini. Maaf me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN