PART 38

1535 Kata

Berada di ruangan ini bersama orang-orang yang pernah mencampakkan nya membuat nya kehilangan oksigen. “Jadi, siapa yang tanggung jawab atas masalah ini?” Tanya Helma dengan nada mendesak. Semua hanya diam dan menundukkan kepala, mereka pasti ketakutan karena sikap Helma. Pagi tadi, Mama dan Papa pulang. Nadira berharap mereka membawa kabar baik tentang Anira, tapi ternyata salah. Baru saja Nadira hendak menyapa dan menyalami mereka, Nadira sudah dihantam lebih dulu oleh ucapan Mama yang selalu membuat nya kehilangan dunia nya sendiri. “Masih betah di sini? Sedangkan Kaka kamu engga tahu keberadaan nya di mana.” Kalimat itu menghancurkan diri nya yang sudah tidak utuh lagi. Sebegitu berarti nya Ka Anira bagi mereka, hingga kepergian nya justru membuat kebencian yang bertambah saat me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN