Hari berikutnya. Pagi harinya. Casey menggeliat saat merasakan dingin di sekujur tubuhnya. Dia sudah menarik selimut, namun masih saja terasa dingin. Membuatnya tidak mungkin bisa tertidur lagi meski matanya berat untuk di buka. Merasa terganggu dengan udara dingin itu, Casey memutuskan untuk menyibak selimut dan membuka matanya meski malas. Melihat Arka duduk di sampingnya dengan menyandarkan punggung pada sandaran ranjang, dia tersenyum tipis. "Selamat pagi." Sapanya kemudian. Arka menoleh ke samping saat mendengar sapaan manis di pagi hari dari gadis cantik yang semalaman tidur di sampingnya. "Hai. Selamat pagi." Arka tersenyum tipis. "Akhirnya si pemalas kita, bangun juga." Arka menyindir dengan jelas kemalasan Casey yang masih bergelut dengan selimut padahal dia sudah bangun sejak

