21

1551 Kata

Kenneth tiba di rumahnya saat hari sudah menjelang dini hari. Ia melihat Olivia tertidur di sofa yang ada di ruang keluarga mereka. Kenneth cukup terkejut karenanya. Ia mendekat ke arah Olivia dan menyentuh kening wanita itu. Tidak demam, batin Kenneth lega. Dengan perlahan, Kenneth membopong Olivia untuk memindahkannya ke kamar mereka. Olivia menggeliat pelan saat tubuhnya berada di atas ranjang mereka. “Kenneth?” Kenneth cukup terkejut ketika Olivia memanggilnya dengan lirih. Kancing kemeja yang akan ia lepas, akhirnya diurungkan dan memilih untuk menghampiri wanita itu. “Kau darimana saja?” Olivia mengusap pelan lengan Kenneth dengan mesra. Tidur dengan kakakmu. “Aku terpaksa lembur di kantor.” Olivia tersenyum. “Pantas saja rambutmu berantakan.” Ulah kakakmu, Olivia. “Iya, pekerja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN