Raziq dan Salfa masih sama-sama belum bisa memejamkan mata, padahal sudah larut malam. Mereka masih memikirkan tentang kejadian hari ini yang begitu panjang dan penuh dengan kejutan, terutama bagi Raziq. Apalagi dengan kondisi Haura yang belum sepenuhnya membaik, hal itu membuat mereka berdua sulit untuk memejamkan mata. Salfa pun berbaring di pangkuan Raziq sambil menggenggam tangan suaminya. “ Pasti sangat sulit bagimu mengandung dan menjaga Haura selama ini kan fa.” Tanya Raziq. “ Salfa ngga menjadikan semua ini menjadi beban mas, Salfa akui terkadang Salfa lelah dan ingin menyerah dengan keadaan ini. Tapi lagi-lagi Salfa bepikir keras, kalau Salfa menyerah bagaimana dengan Haura yang sedang berjuang untuk tetap bertahan. Melihat Haura seperti sekarang, terus membuat Salfa sadar, kala

