“ Mai.” Panggilan itu kembali dia dengar di setiap pagi. Dia yang sedang menyuapi putri kecilnya hanya bisa menghela nafas dan langsung menghampiri suaminya yang ada di kamar. “ Kenapa lagi sih bby.” Raziq langsung menunjukkan kerah bajunya yang belum terpasang dasi. Salfa langsung meletakkan Haura di tempat tidur dan membantu suaminya memasangkan dasinya. “ Apa sampai tua kamu akan seperti ini terus.” Tanya Salfa sambil memasangkan dasi. “ Iya dong, karena dengan begini aku bisa sedekat ini denganmu di setiap pagi.” Balas Raziq sambil memeluk Salfa. “ Malu bby, ada Haura.” Ucap Salfa yang menepuk d**a Raziq. “ Mai …. Mai.” Panggil Raziq yang langsung melepaskan pelukannya dari Salfa. Karena melihat Raziq terkejut, Salfa pun langsung beralih memandang kearah dimana Raziq memandang.
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


