Renard menangkap suara yang mengganggu sehabis memarkirkan motor. Lengkingan cewek dari arah parkiran mobil, memanggil sekuriti sekolah. Terlihat Fiska memandang marah ke arah mobil yang terparkir di sana. “Bang Udiiiiin! Kenapa mobil sialan ini ada di sini?” Cewek itu menunjuk Rubicon hitam yang terparkir di tempat yang kabarnya menjadi lokasi parkir para senior. Selama ini, tidak ada juniòr yang berani parkir di sana. Sekuriti terlihat bingung. “Nggak tahu, Mbak. Tadi saya ke toilet sebentar. Eh, udah parkir aja di situ.” “Bilang sama yang punya, ya. Jangan mentang-mentang mobilnya mahal terus sombong! Ngambil lahan parkiran orang!” seru Fiska menendang ban depan mobil tersebut. Renard hanya mendengkus melihat kelakuan Fiska. Cewek itu selalu merasa berkuasa, bahkan sudah tidak men

