TUJUH PULUH EMPAT

3508 Kata

"APA?!" Langkah kaki di belakang mereka terdengar cepat, membuat Naraya menoleh. Dia mendapati Gesna sedang melotot ke arahnya. Muka cewek itu terlihat shock dan tidak percaya. "Adit itu sepupu lo?" tanya Gesna memastikan lagi. Setelah mendapati Naraya mengangguk, cewek itu berdecak keras sambil berjalan mendekat. " Tapi kenapa lo sama Adit nggak ada yang kasih tahu gue?" tanya Gesna lagi, "Gue udah berapa kali tanya sama lo, kan?! Lo jawab cuma urusan OSIS, cuma kenal, cuma apalah, apalah. Kenapa bohongin gue, sih?" "Ge...," panggil Naraya setelah melihat Gesna sepertinya sangat kesal. "Gue nggak ada niat mau bohongin lo, atau nggak mau kasih tahu lo. Tapi ... Adit nggak kasih izin, katanya jangan kasih tahu lo. Ya, gue juga nggak tahu kenapa." "Gilaaaa... Bisa-bisanya lo akting biasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN