Meleset dengan harapan dan target, Naraya hanya mendapatkan Juara Harapan I dalam kategori Lead Climbing Umum. Dia bahkan tidak mendapat juara untuk kategori lain dalam kelompok umum, sedangkan dalam kategori pelajar ia tetap memeroleh Juara I untuk Lead Climbing dan Speed, juga juara II untuk Bouldering. Sekilas, prestasi itu terlihat menakjubkan. Sejatinya tidak, peserta pelajar lain wajar jika meraih posisi di bawahnya sebab dia dibimbing langsung oleh Pelatnas. Malah, Naraya malu. Sebagai atlet Pelatnas, dia tidak berhasil menggondol piala 3 besar dalam kelompok umum. Naraya membuang napas kesal. Tidak bisa juga menyalahkan Ajeng yang memecah konsentrasinya. Nyatanya saat dia latihan juga sering kali tidak fokus dan tidak maksimal. Wajar kalau senior-senior yang menyabet Juara I dan I

