TUJUH PULUH DUA

1995 Kata

"Gimana sih rasanya koma?" tanya Gesna sembari berbisik ke arah Naraya. Pertanyaan itu sering kali ditanyakan Gesna kepadanya. Namun, Naraya sendiri tidak tahu bagaimana cara menjelaskan rasanya koma. Seseorang koma kan berarti dalam keadaan tidak sadar, jadi bagaimana Naraya tahu sedangkan dia sendiri tidak sadar? Jika dijabarkan, kira-kira rasanya seperti sedang tidur biasa dan bermimpi lalu ketika dia bangun, dia melihat banyak orang menangis mengelilinginya. Aneh? Iya. Shock juga. "Udah deh, Ge. Kayak nggak ada pertanyaan lain aja lo," potong Asri protes sambil memperhatikan Naraya yang hanya diam menatap jalanan di depan mereka, setelah didudukkan kembali di kursi roda. Saat ini, Asri dan Gesna ikut Naraya mengunjungi makam Neira. Dua orang itu tamu tidak diundang sebenarnya. Mere

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN