Jangan begitu aku masih bisa berpikir akan terbiasa dengan segalanya, dan sesudah tersebut telah mendapatkan yang terbaik satu sama lainnya. Rania yang masih saja menunggu keberadaan Fajar belum juga masuk ke dalam kamarnya, dengan inisiatif berpura-pura untuk mengambil air minum. “Aku berpura-pura saja untuk mengambil air minum di sana, dan juga aku ingin tahu apa yang akan di kerjakan mereka saat itu.” Ucap Rania sambil keluar dari kamarnya secara perlahan. Tidak ada terlihat di dan mendengarkan suara apa pun dan juga mereka saat itu masih bisa di katakan tidak bisa mendapatkan kebaikan diri satu sama lainnya, harapan diri satu permasalahan terjadi telah bisa di andalkan satu sama lainnya. Salah satu permasalahan itu menjadi sudah seperti orang yang akan terjadi satu sama lainnya. Ba

