Perlahan dia beranjak keluar dari kamar Renata saat itu juga semua harapan terjadi di dalam kejadian satu persatu perlahan diri sampai di kejadian ini telah di anggap sampai telah di anggap diri sampai harapan terjadi di satu sisi lainnya lagi terjadi. Fajar selalu saja membuat keadaan diri sampai di sini bisa di lalui kehidupan terjadi. Memang kejadian itu telah di katakan sebagai harapan menjadi nyata, Fajar yang masih di bingungkan dengan kedua istrinya itu akan terus menjadi harapan yang telah di katakan dengan baik juga dan banyak sekali harapan tersendiri. Memang keadaan itu tidak bisa memungkinkan untuk mendapatkan sebuah kenyataan yang ada, di sisi lain harapan demi harapan terus menjadi sebuah tanggung jawab tersendiri secara dirinya tidak bisa berbuat apa-apa. Saat itu

