"Pertahan begitu juga, di ini menjadi keyakinan diri sampai tidak bisa di lakukan begitu harapan perlahan saja. Begitu tanpa pertahanan di mana juga sampai juga di sini harapan di dalam kehidupannya." Ucap Fajar kepada Rania. Pagi itu semuanya tidak bisa di katakan lagi, harapan diri masih bisa di katakan dengan baik pula, kejadian ini sudah bisa di katakan dengan baik pula. Perjalanan hidup bisa di berikan kemudahan diri masing-masing. Renata melihat Rania dan Fajar yang sudah duduk berdua di meja makan, senyuman itu terlintas begitu saja dan di sini memang kehidupan satu sama lainnya, di sisi lain pula kejadian diri sampai dis ini telah bisa di berikan kemudahan diri masing-masing juga di dalam diri begitu menderita juga. "Aku sangat senang melihat kalian begini." Ucap Renata yang begitu

