Pria di balik kuda besi dengan kaos oblong putih itu terlihat menahan napas kala melihat mobil istrinya yang bisa dipastikan ada saudara iparnya itu berpapasan dengannya. Karena tadi, sebelum ia berangkat ke sini, Ayyana mengirim chat untuk meminta ijin mengantar Aksa bersama Kiano yang ia balas dengan emotikan tersenyum dan jempol. Sejurus itu matanya memicing mengamati mobil Alphard putih dari spion yang semakin lama semakin tak terlihat. Mengembuskan napas lega, Liam mengemudikan mobil kembali menuju komplek tempat tinggal mereka. Namun ketika ia akan menurunkan Isyana, ternyata satpam rumahnya masih berada di depan dengan pagar yang terbuka. Sayangnya, Liam tak berniat memarkirkan mobil lebih dulu. Mencium pipi Liam disertai bisikan menggoda, Isyana turun dari mobil dengan anggun yan

