Tak ada yang binasa kecuali pernah tercipta. Baik dengan sepenuh cinta maupun separuh atau tanpanya. Tapi sebagaimana sebuah hidup, meski hal itu memilukan, kita tetap merasakan dengan sesak memenuhi d**a dan segenap jiwa. Aksa hanyalah contoh pria sulung di keluarga yang tak lagi lengkap apalagi menemukan cinta untuknya sebelum sang adik bahagia. Tak berkubang pada nestapa. Jadilah ia harus benar-benar kuat baik mental maupun psikis serta keuangan meski dia juga merintis sedari mereka tak punya apa-apa. Hari ini dirinya bertemu dengan teman lama untuk sebuah bisnis dan pekerjaan baru yang entah apa. Ia tak akan mau menjilati kaki saudara ipar yang dengan kurang ajar telah menyakiti adiknya dengan sedemikian rupa. Mengingat malam kemarin, hatinya meremuk tanpa sisa. Sudah habis kesab

