Complication

2855 Kata

Rayna tahu apa yang menjadi alasan dipanggilnya ia menuju ruang kerja Ayahnya karena ia tadi sempat mendengar pembicaraan Ayah dan juga Gerald yang memang sengaja ia curi dengar. Yang saat ini sering ia lakoni kebiasaan itu demi melegakan perasaan yang tak seharusnya berdentam. “Masuk,” jawab Sudiro ketika mendengar bunyi pintu yang diketuk. Sejurus itu, pintu terbuka menampilkan Rayna dengan wajah seteduh awan dengan kelopak mata secantik bunga di taman. Sudiro tersenyum hangat menatap putri satu-satunya. “Duduk di sini, Nduk!” Tunjuk Sudiro pada sofa panjang yang berada di sana. “Kamu sudah sarapan?” “Belum, Yah.” “Kenapa?” “Karena Rayna tahu, Ayah akan membicarakan hal penting terkait kedatangan Gerald tadi pagi kesini,” jawab Rayna yang membuat Sudiro menghela napas panjang. “B

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN