Ayyana Accepts

1803 Kata

Pagi belum tampak cerah jika sang surya belum beramah tamah. Namun semua bisa tertutupi oleh hadirnya semilir angin yang membawa dingin hingga membangunkan adrenalin. Ya. Adrenalin yang berperan meningkatkan kinerja otak dan akal warasnya. Mendesah pasrah, Ayyana menatap langit yang masih tampak kelam dengan dingin yang menyeruak ke genggaman. Ah ... kemarin malam, ia mendengar. Mendengar desah dan lolongan panjang dari pria yang berada di kamar mandinya. Sebagian hati kecilnya mengatakan jika itu adalah dosa, dan sebagian hati kecil yang lain mengatakan untuk membiarkan saja. Namun, tiba-tiba hal ini membuat seluruh hatinya sesak tak terkira hingga dirinya terjaga. Menghela napas panjang, Ayyana menggeleng pasrah karena tak tahu akan bagaimana. Sejurus itu, dirinya memasuki kamar dim

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN