(Jangan dibaca kalau kaliyan gak kuat!! Saya ingetin di awal!!! Karena saya yg nulis juga gemetar. Dan semoga part ini, part terakhir penyiksaan Ayyana. Saya juga uda gak kuat, tapi gak bisa langsung ngasih TAMAT. Karena menuliskan TAMAT itu memerlukan ujian berat. wkwkkwk) ° ° ° "Masuklah!" "Tapi ... Pak?" "Masuk! Saya antar sampai ke rumah!" Tegas Liam pada gadis lugu yang tak sengaja Liam lihat kehujanan di antrean halte. Gadis yang memiliki mata hitam namun bersinar terang itu masuk ke mobil Liam dengan patuh tanpa takut jika pria yang menyuruhnya nanti akan melecehkan atau membunuh dirinya. "Makasih, Pak," ucapnya dengan lirih disertai dengan gemetar karena dingin. Rambut yang biasa tergerai indah itu, kini terlihat kusut dengan kulit yang pucat, pun bibirnya yang terlihat mem

