Take Down

1074 Kata

Embusan angin yang membawa hawa dingin, membuat seseorang yang berdiri dengan angkuh itu terlihat sedikit rapuh. Karena baginya, malam ini adalah malam yang membuat hatinya berdentam setelah sekian lama melebur hingga terkubur. Karena dulu sekali, hatinya pernah mencintai namun tersakiti. Hatinya juga pernah merasa rindu namun berakhir menjadi abu. Semua itu karena mereka berdua yang tak memiliki titik temu. Tapi setelah belasan tahun berlalu, akhirnya hari ini mereka saling bertemu dengan waktu yang tak mereka tahu. Membuka sebuah pesan dari orang kepercayaannya, Liam menerima kontak Isyana dengan peraaan yang tak bisa ia gambarkan seperti sebelumnya. Seharusnya ia melakukan ini sedari dulu, pikirnya. Namun tak ia lakukan karena ia terlalu melindungi hatinya dari serangan mematikan. L

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN