Bab 125 : Pelangi Sehabis Hujan 8

1942 Kata

# Arruna berdiri memandangi hujan yang jatuh menimpa kaca jendela ruang keluarga yang kini mengarah langsung ke taman kecil miliknya. Sekarang ada bermacam-macam jenis bunga disana dan diantara semua bunga berwarna-warni yang mekar saat ini, Arruna bisa melihat beberapa bunga amarilis yang merah yang tumbuh disana. Arruna tersenyum untuk beberapa saat, tangannya mengusap pelan punggung Vi yang tampak tertidur lelap dan tanpa ia sadari ada sebutir air mata yang mengalir di pipinya saat ia mengingat kembali semua yang sudah ia lalui untuk sampai pada semua kebahagiaan yang sekarang ia rasakan. Ada sebuah pertanyaan yang selalu mengganggunya. Bisakah ia benar-benar berbahagia saat ini? Apakah dia sudah bisa benar-benar berbahagia sekarang? Saat seluruh ingatannya kembali dan ia mengingat s

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN