# Taka mengumpat pelan sambil berlari menuju mobilnya. “Sial kau Mahendra,” ucap Taka begitu ia sampai di mobilnya. Ia melajukan mobilnya dengan kecepatan maksimal. Sebenarnya Taka sedang berada di tengah meeting ketika menerima telpon dari Mahendra yang memintanya untuk melakukan sesuatu dengan segera. Ia mencoba menghubungi Mahendra beberapa saat kemudian dan benar saja sekarang ponsel Mahendra sudah tidak bisa dihubungi lagi. Sebuah panggilan masuk ke ponsel Taka. Nama ibu Mahendra sekaligus tantenya itu muncul di layar ponsel Taka. Ia menyentuh headset di telinganya sesaat untuk menerima panggilan itu. “Ya tante, ada apa?” tanya Taka sambil tetap fokus menyetir. “Apa kau bersama Mahendra? Tante tidak bisa menghubunginya, padahal ini sesuatu yang darurat.” Nada suara Nyonya A

