Celine merasa terlalu lancang. Dia berteriak di depan Ratu Sibenth dan bahkan Raja Erogha. Dia terlalu takut atas perbuatan tidak sopan itu. Celine tidak berani menatap kedua orang tua Darchen. Dia bersembunyi di balik dekapan Darchen. Tidak melepas tangannya, dan terus menutupi wajahnya. Celine terlalu pedih melihat Darchen tadi, sampai tidam menyadari bahwa dia sudah membangkitkan magisnya yang sudah hilang dan terkubur di dalam tubuhnya. Celine tidak menyangka akan mengeluarkan magis, dan hampir menyakiti orang lain. Namun Celine tidak bermaksud seperti itu. Dia tidak sengaja. Meski terlihat lancang, namun dia benar-benar tidak menyangka kalau dirinya dapat melakukan hal mengerikan itu di depan kedua orang tua Darchen. Celine menyesal, seandainya dia tidak terlalu memikirkan segala ha

