Kejujuran

1487 Kata

Rayyan POV "Siapa yang ada di dalam? Kau bersama seorang wanita? Apa dia kekasihmu? " Tanya Ayah menyelidik. tatapannya seperti seekor macan yang siap menerkam buruannya. Ayah terlihat sangat marah namun berusaha mengendalikan diri. Hal itu justru membuatku merasa semakin bersalah. "Bagaimana kalau kita makan di restoran, kita bisa makan sambil berbincang," ucapku gugup. "Kau terlihat bodoh saat berbohong. Ayah ingin masuk ke dalam," ucap Ayah sambil mendorong pintu agar kembali terbuka lebar. Aku terdiam dan tak berkutik. Percuma aku melawan, yang ada aku hanya akan tampak seperti anak durhaka kepada orang tua. Akhirnya Ayah berhasil membuka pintu itu dan tampak terkejut melihat Aurel baru saja keluar dari kamar mandi dengan pakaian lengkap. Ayah memutar balik tubuhnya dan menatap mat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN