CHAPTER 20

1111 Kata

“Kak..” Panggil Keino ketika Rasya bangkit hendak mencuci piring. Rasya menatapnya dengan tersenyum. “Aku denger tadi. Kakak nyari mama?” Tanya Keino. Senyum Rasya turun, ia lalu menganguk sebagai jawaban. “Ngapain?” Tanya Keino tak suka. Rasya diam. “Kak.... Jangan cari mama lagi. Mama udah buang kita. Dia lebih milih selingkuhannya itu daripada Papa, kakak, sama Keino.” Kata Keino lagi. “No..” Panggil Rasya. “Atau kakak lakuin ini buat aku?” Tanya Keino. “Kakak mau minta bantuan mama buat pengobatan aku?” Tebak Keino. “Atau kakak mau nyerahin aku ke mama? Karena aku tanggung jawab mama bukan tanggung jawab kakak?” Tanya Keino. Rasya mendekati Keino lalu memeluknya. Kini Keino menangis di pelukan Rasya. “Aku nggak mau tinggal sama Mama.” Kata Keino dengan terisak. “Siapa sih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN