CHAPTER 49

1805 Kata

Berita masuknya Keino ke rumah sakit terdengar sampai telinga mama Rasya dan Keino. Kini mamanya yang tinggal di Belanda sudah berada di ruangan Keino. Jelas Keino melirik mamanya sekarang tak suka. Kenapa mamanya harus berpura-pura baik sekarang. Mamanya telah meninggalkannya sejak kecil. Dan selama ini mamanya tak pernah mengabari mereka. Kenapa sekarang harus bersikap sok baik. Liza menatap Rasya yang sedang memangku seorang anak kecil. Anak itu tak mirip dengan putrinya. Tapi, menhingat Rasya bilang jika ia sudah punya anak. Apa anak itu anak putrinya? “Dia anak kamu?” Tanya Liza. “Iya.” Jawab Rasya. Liza sudah menduga itu. Tapi tetap saja. Ia tak bisa melakukan apapun. Bagaimanapun ini juga salahnya karenatelah menelantarkan putra dan putrinya. Rasya berdiri sembari menggen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN