“Aku boleh nginap disini?” Tanya Aril sembari duduk di kursi ruang tamu rumah Rasya. “Kamu boleh pulang.” Jawab Rasya dengan menunjuk pintu rumahnya. Rasya tadi berniat mengunci rumahnya setelah menidurkan Gabriel. Aril menggeleng sebagai jawaban. “Aku mau disini!” “Hust...Pelan-pelan Ril. Gabriel sama Keino baru tidur. Jangan buat mereka bangun.” Kata Rasya tegas yang kini ikut duduk disamping Aril. “Maaf.” Ucap Aril tulus. Rasya menghela nafas. “Kamu kemana aja?? Kenapa nggak bilang kalau mau pergi? Aku panik banget waktu kamu nggak ada.” Tanya Aril. “Kenapa nggak nyari?” “Cari?? Aku udah cari kamu kemana-mana. Aku juga udah cob a nyari kamu lewat cctv. Tapi ga ada satupun cctv yang nangkap gambar kamu sama Keino. Rencananya kalau Gabriel sembuh aku bakal jemput kamu ke Be

