Aril menatap Gabriel bahagia karena bermain dirumahnya. Bahkan adiknya saja sangat menyukai Gabriel karena sangat imut. Tapi sayang, Gabriel tak suka karena mereka sering sekali mencubit pipi Gabriel. “Dady..” Teriak Gabriel. “Alisa, jangan di cubitin.” Tegur Gabriel ke adiknya. “Abisnya imut banget... Ya ampun lucunya.. Kayak boneka.” Gemasnya yang kini menarik Gabriel menciumi pipinya. Plak.. “Awh..” rintih adiknya. “Sakit!” “Lasain!! Biel kan udah bilang. Jangan cium..” kesalnya. “Oh ya?? Sini tante cium lagi.” Bantah Alisa yang mendekap Gabriel lebih erat dan menciumnya gemas. Akhirnya, Gabriel menangis keras. Aril menatapnya terkejut. Ia langsung bangun dan menghampiri anaknya dan menarik pelan rambut panjang adiknya. “Udah diam.. Udah Dady ba

