"halo van kamu dimana? Malem ini kan ada janji buat dinner sama calon tia" ucap ayah "Maaf ya, revan nginep di rumah alex nih. Nemenin dia" ucap revan, sedangkan ayahnya hanya mengerutkan dahinya ketika mendengar pernyataan anaknya dari sebrang telpon. "Oh yaudah, ayah udeh mau berangkat, ayah matiin ya" ucap ayah, lalu mematikan secara sepihak setelah mendengar jawaban dari putra keduanya "Tiaa ayukkk berangkat" ucap bubu sedikit berteriak. Sedangkan yang disebut namanya sedang gusar dengan penampilannya, hati nya sungguh masih tak terima untuk ikut dinner. "Huaaaa gue harus gimana?" Gumam tia "Kabur?" "Ah gak bisa, banyak bodyguard" "Pura-pura sakit?" "Ah mereka gak bakal percaya" gumam ia beberapa kali. Menanyakan lalu menjawab pertanyaannya sendiri. Sungguh frustasi ia kali in

