Tia beranjak pergi setelah urusan dengan orang itu beres, dan ia berpamitan kepada temannya untuk pulang lebih dahulu. Ia menjalankan motornya dengan kecepatan penuh, memakai helm full face yang membuat ia semakin menawan untuk seorang wanita, aura yang ia pancarkan membuat siapa saja mengetahui bahwa ia bukan wanita sembarangan. Setelah beberapa menit membelah jalanan, ia sampai di rumah nya, dan ia langsung memarkirkan motornya di garasi rumahnya. Tia melangkah masuk. "Assalamualaikum, queen balikk" ucap tia "Teriak teross" ucap revan "Yeh jawab kek salam gue bang" ucap tia "Eh lupa, waallaikumsallam cantik" ucap revan "Nah gitu dong" ucap tia, dan mengelus kepala revan, tia menahan tawa sejadi-jadinya. Sedangkan revan dibuat bingung, dan berpikir sejenak "Ko gue kaya anjing piara

