Bagi kalian, mungkin diriku hanya serpihan kapas. Tetapi, bagiku diriku adalah angin yang terkadang bisa menghempaskan yang lain, dan terkadang bisa setenang air mengalir." ♡Anara Humairah♡ ~~~~~~~~ Bagaskara keluar dari mobil miliknya yang ia parkirkan di sebelah mobil milik putri kandungnya sendiri, Bu Laura. Ia yang tadi baru saja ke hotel ini, kembali ke hotel untuk menemui supir Bu Laura. Ia melihat mobil sebelahnya, yang mana di dalam mobil itu ada Mas wito selaku supir Bu Laura sendiri. Kara membenahi kacamatanya, dengan langkah tegas ia mendekati mobil itu. Mengetuk kaca pelan. Mas Wito menurunkan kaca sebelah kanan. Ia menatap bingung pada pria paruh baya dihadapannya itu. "Siapa ya?" Kara berdehem. "Namamu Mas Wito?" Mas Wito mengangguk. "Saya papa kandung Laura Bagaskara.

