Sudah pukul 00.30 dini hari, tetapi Abian belum juga menampakan dirinya. Pria itu berkata hanya memiliki urusan sebentar tetapi sampai tengah malam seperti ini belum juga menampakan batang hidungnya. Adel menjadi gelisah, membuat perasaan nya menjadi tidak karuan kemana kah Abian, semoga tidak terjadi apa-apa tehadap suaminya itu. Adel ingin menghubungin Rival, tetapi dia tidak memiliki nomor ponsel pria itu. Nomor Abian pun tidak bisa dia hubungi, sudah sedari tadi wanita itu mencoba menghubungi Abian tetapi malah suara operator yang menyapa dirinya. Ponsel yang sedari tadi Adel genggam pun berdering, dengan segera Adel mengangkat panggilan masuk pada benda pipih itu. "..." Seketika mata Adel melotot sempurna dengan raut muka shock. "Di rumah sakit mana, sus?" Panik nya "..." Adel

