Ekstra Part...

1874 Kata

Lima Tahun Kemudian.. "Masih pagi Mas, nanti Adhisti bangun nyariin aku" ucap Adel kini badannya terbaring di atas kasur dan sudah di kukung oleh sang suami dengan kedua lengannya. "Masih jam lima, setengah jam lagi Adhisti bangun. Kita bisa proses pembuatan adik untuk Adhisti" ucap menggoda Bian membuat Adel tersenyum simpul. Mereka sudah melaksanakan shalat subuh, entah angin dari mana tetapi Bian suaminya itu malah menggoda dirinya, biasa nya juga Bian akan tidur kembali dan bangun lagi jam 6 nanti. Adel mengalung kan lengannya pada leher sang suami, seraya berkata. "Proses pembuatan adik untuk Adhisti!" Ucap Adel. Adel menarik tengkuk leher sang suami agar wajah mereka bisa lebih mendekat, "Di mulai sekarang!" Lanjutnya lalu mendarat kan bibir tipisnya pada bibir sang suami. Abia

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN