Flashback Saat pagi tadi Bian tiba di kantor wajahnya sudah terlihat lesu, kusam, tidak seperti biasa nya, meskipun setiap hari dia selalu memasang wajah datar dan dingin nya, tetapi kali ini berbeda dingin, kusam dan kosong. Rival yang melihat raut wajah sahabat nya yang seperti itu dari pagi pun merasa bingung, dia menghampiri Bian yang sedang terduduk di atas kursi besar nya. "Bro" Panggil nya Bian hanya mendongakkan kepala nya menatap Rival, "Ehem, lo kenapa?" Tanya Rival hati-hati Bian masih tetap memfokuskan matanya pada berkas di hadapannya, tapi pikiran dan hatinya sedang berkelana ntah kemana. "Percuma mata lihat berkas tapi pikiran sama hati gak disini, ibarat raga lu doang disini, roh nya di alam sono!" Canda Rival agar teman nya sedikit rileks, namun percuma karena itu tid

