Kris dan Sarah pun tidak jadi pulang, mereka memutuskan untuk menerima ajakan bapak Kris, makan siang bersama. Ibu Kris, Mariana hanya diam saja enggan menanggapi ucapan suaminya. Ia malah terlihat asyik memainkan gawainya dan tampak mengirimkan pesan kepada seseorang. Kris, Sarah dan Sudarko, asyik mengobrol hal-hal seputar hubungan keduanya. Sementara Mariana bersikap apatis. “Jadi kalian ini sebenarnya sudah lama toh, jadiannya. Kenapa baru sekarang memberitahukan kepada kami.” Sudarko menatap putranya dengan kening yang dinaikkan, merasa heran kenapa baru sekarang memperkenalkan kekasihnya. “Iya, Pak. Kami sudah beberapa bulan ini menjalin hubungan.” Sarah dengan sopan menjawab pertanyaan dari bapak Kris. “Sebenarnya Kris, sudah lama mau memberitahukan hubungan Ku dengan

