Kris berteriak dengan penuh emosi di dalam kamarnya, “Sialan, Kau Gladys.” Monolog Kris yang takut akan reaksi Sarah saat melihat dan membaca postingan Gladys. Kris yang memang sudah memutuskan Sarah, akan tetapi Ia tidak dapat benar-benar melupakan Sarah. Kris mengambil gawai miliknya dan meminta kepada orang suruhanya agar segera mengumpulkan bukti yang dimintanya, sepertinya Ia harus mempercepat rencananya sebelum Ia benar-benar kehilangan Sarah. Siapa yang berani bermain dengan orang pintar seperti diri Ku, Ia harus bersiap untuk menerima resiko dari tindakannya. Gawai milik Kris kembali berdering, Kris mengangkatnya dengan kesal tanpa melihat siapa yang meneleponnya. Dari seberang telepon terdengar suara sepupunya yang langsung memarahinya tanpa mengucapkan salam terlebih dahulu.

