Sarah memanyunkan bibirnya, saat melihat rombongan mahasiswi yang baru saja turun dari mobil pariwisata milik perkebunan. "Pak, Kris. Perkebunannya keren, konsepnya oke banget. Bapak pintar memanfaatkan peluang dan memiliki ide yang brilian dalam mengembangkan perkebunan milik Bapak,” ucap salah seorang mahasiswi cantik dengan rambut panjang terurai dengan pakaian yang pas di badan dan dilengkapi jas almamater kampusnya. Tampak jelas gadis cantik itu berusaha menarik perhatian Kris. "Pak, Kris. Sekarang, 'kan Bapak sudah sukses. Duitnya banyak, perusahaan dan perkebunan milik Bapak tersebar di beberapa kota di Indonesia, bahkan Bapak juga memiliki cabang perusahaan yang ada di luar negeri. Bapak gak kepikiran buat nikah gitu?. Saya mau loh jadi istri Bapak. Saya gak maksa buat jadi

