Malamnya keempat bersaudara sudah berkumpul di apartemen Kris. Mereka duduk di atas sofa yang ada di depan tv. Bayu duduk di atas sofa tunggal, dirinya seakan menjadi tersangka atas kejahatan yang belum diketahui dengan ketiga saudaranya sebagai hakim. Bayu menelan salivanya menghadapi ketida saudaranya yang duduk bersedekap dan menatap tajam dirinya. “Sekarang bicaralah dan ceritakan kepada kami semua kenapa kau sampai saat ini tidak terbang juga.” Tanya Kris tegas. Bayu menatap ketiga saudaranya, dengan menghela napas Bayu pun mulai bercerita. “Aku memiliki masalah dengan salah seorang….” Bayu menjeda ucapannya untuk memberi kesan dramatis dan membuat sepupunya menduga-duga. “Kamu menghamili pramugari Mu?” Tebak Kris. “Kamu bertengkar dengan pemilik maskapai?” Giliran Do

