Alyandra harus terbiasa dengan perkataan Aly yang sebenarnya selalu saja tidak sesuai dengan kenyataannya. Ya, setidaknya ia bisa lebih mempersiapkan dirinya agar tidak terkejut. Seperti saat ini misalnya. Ia masih berharap kalau Aly hanya akan melamarnya seperti biasa. Seperti yang pria itu katakan kepadanya. Tetapi, nyatanya Aly malah mengundang teman-teman terdekatnya tanpa sepengetahuannya sama sekali. Yang artinya, hanya ia sendiri yang tidak tahu rencana ini. Ini sudah menit ke lima belas setelah makeup-nya selesai. Namun, Alyandra masih duduk menghadap kaca riasnya. Memikirkan apakah semua ini nyata atau tidak? Padahal, di lantai dasar, semua orang sudah berkumpul dan tinggal menunggunya turun. "Al, udah kelar, kan? Ayo turun." Suara Nindy mengejutkannya yang langsung memeriksa t

