48. Reward

1614 Kata

Aly memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi. Mengabaikan bunyi klakson dari kendaraan yang coba didahuluinya. Semua yang terjadi hari ini, harus secepatnya ia selesaikan. Karena, alur hidupnya ini sudah terlalu panjang. Dan ketika ia sudah menata sebaik-baiknya, ia tentu tidak terima jika ada yang menghancurkannya begitu saja. Begitu sampai, Aly menendang pintu di hadapannya. Rasanya, kesabaran yang selalu dipertahankannya selama ini sudah tidak bisa dipertahankan lagi. Kemarahan sangat tampak di wajahnya. Pria itu memandang tajam ke arah dua orang yang kini tengah duduk dengan kaki dan tangan terikat. "Saya tidak akan mempersulit jalan hidup kalian kalau kalian mengaku. Tetapi, ini semua pilihan kalian sendiri. Jadi, apa kalian masih mau berkilah?" Dua orang tersebut saling pandang seb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN