Mutiara melepaskan pelukan Arthur. Dia memandang manik mata Arthur dengan tajam. "Kamu jangan gila, ini rumah suamiku," kata Mutiara. Arthur mengecup sekilas bibir Mutiara, lalu ia menangkup pipi Mutiara. Dia menatap mata Mutiara dengan mata tajamnya yang mampu menghipnotis Mutiara. "Ingat, selama aku tidak bersama kamu jangan biarkan Yudha menyentuh kamu," perintah Arthur. Mutiara memutar bola matanya. "Dia suamiku, enggak mungkin dia tidak menyentuh aku," balas Mutiara. Dia tidak habis pikir dengan pemikiran Arthur. "Pokoknya aku bilang sama kamu jangan biarkan dia menyentuh kamu atau semua tentang kita akan aku bongkar," kata Arthur. "Jangan seperti ini, Arthur. Aku tidak mau rumah tanggaku hancur," mohon Mutiara. "Sebelum kita berpisah gimana kalau kita melakukan percintaan pana

