Pelayan itu menatap jajaran kamar yang ada di atas. "Ada di atas untuk kamar VIP, Tuan," kata pelayan. Theo memberikan uang segepok dari kantong dia untuk menyewa kamar VIP itu. "Aku enggak mau, Tuan, lepas," mohon Adisa yang merasakan tubuh dia tiba-tiba digendong seperti karung beras oleh Theo. Adisa menatap Yudha meminta pertolongan. Ia tidak mau melakukan itu bersama Theo. "Jangan menatapku. Kamu yang menggoda dia, tanggung jawab," kata Yudha. "Gue nikmati dulu ya malam pertama gue," kata Theo. "Terserah," balas Yudha yang memesan minuman lagi. Yudha memijat pelipisnya secara tidak sadar. Ia ternyata berbicara aneh kepada putrinya. "Semoga putriku tidak merasakan ada yang aneh. Pakai mau liburan ke sini lagi," gumam Yudha. *** Theo membawa Adisa ke sebuah kamar. Ia menutup pi

