Bara yang mengikuti mobil yang ditumpangi Aina berhenti di depan sebuah rumah sederhana. Ia terus memperhatikan gerak-gerik pria yang bersama Aina. Dari membuka pintu pagar hingga memasukan mobilnya ke dalam rumah itu. "Pasti ini tempat tinggal Tuan Thomas, dan saya yakin bahwa Nona Zara pasti bersembunyi di sini," gumam Bara. Bara mengambil ponselnya, lalu ia menghubungi Yudha. Tidak lama terdengar suara Yudha di seberang sana. "Hallo, Bara. Bagaimana perkembangan penyelidikan kamu?" tanya Yudha. "Tuan, saat ini saya berada di depan rumaj yang sepertinya ditinggali oleh Nyonya Aina, Tuan Thomas dan Nona Zara. Saya yakin seratus persen bahwa pria yang dari tadi pergi bersama Nyonya Aina itu adalah Nona Zara yang menyamar sebagai seorang pria," jawab Bara. "Bara, taruh mata-mata di sek

